Monday, January 23, 2012

Petuah Mas Johan

Rangkuman dan ulasan kembali beberapa patah kata dari mas johan
            Asssalamu’alaikum wr. wb. Saudaraku ASTRA dan ASTRI
Teringat senin kemaren (23 januari 2012) saya dan rekan2 asrama lain bertemu dg mas johan untuk membahas progam asrama. Ada beberapa hal yang ingin saya sampaikan, tapi sebelumnya saya ingin menuliskan terlebih dahulu agar banyak masukan.
Pertama, terkait bel dan kunci asrama. Mas johan menyampaikan bahwa kamar merupakan hal privasi sehingga lebih baik untuk dikunci agar menjaga privasi tersebut. Bagaimana untuk mengantisipasi masalah pembangunan ataupun suatu kode? Mas johan mengususlkan untuk diadakannya bel. Terserah kita menaruhnya dimana atau teknis penandaannya gimana! Mas johan menyampaikan pula bahwa ketika kita ingin menerima tamu, kita tentunya belum tahu tentang karakter tamu tersebut sehingga bahaya jika kamar tetap terbuka. Menanggapi hal ini, saya mengusulkan untuk pihak asrama untuk selalu menutup pintu , (setidaknya untuk meminimalkan tamu yang secara tak sengaja melintas dan melihat kondisi kamar kita “yang bisa dikatakan selalu berantakan”. Pertimbangan lain yaitu, ketika kamar dikunci, saya lebih kawatir bahwa rasa kekeluargaan kita semakin pudar karena kita sangat individu) jadi saya baru bisa menyarankan teman2 untuk selalu menutup pintu kamar. Tetapi apabila memang sudah tiada orang dalam kamar tersebut, maka saya pertimbangkan bahwa tiap kamar mempunyai kunci masing2 yang bisa dikunci setika semua orang di asrama pergi. Jadi memang bagi saya hal itu saya maklumi.
Kedua terkait sholat berjama’ah. Saya tidak enggan mengatakan hal yang sebenarnya terjadi di asrama putra, bahwa memang ada kalanya saya melihat ada yang sholat sendiri di asrama. Pesan dari mas johan seperti berikut “ jika anak asrama berada di lingkungan salman, maka wajib sholat berjama’ah di awal waktu”. Saudaraku, sebenarnya tanpa pesan ini, harus kita sadari kalau kita sampai melakukannya mau ditaruh dimana iman kita. Saya pahami bahwa ada kalanya kebutuhan/kepetingan lain yang mendadak. Tapi kalau itu sering bukan mendadak namanya melainkan kebiasaan. Saya berharap, kedepanya setiap orang sadarah akan kebiasaan ini. Kalau sedang longgar, ya segeralah 5 menit sebelum adzan sudah ada di masjid. Ini penting saudaraku karena akan melatih kepekaan kita dengan lingkungan sekitar.
Ketiga saudaraku, ini terkait dengan kebersihan asrama. Bisa dikatakan terutama asrama putra karena mas johan sudah menila sendiri. 1 hal yang saya soroti, ketika bangun tidur mas johan melihat sendiri bahwa selimut masih berserakan. Saya tidak ingin bertele-tele. Langsung saja, ayo kalau mau menjadi pribadi muslim yang baik, itu ada hadis tentang kebersihan adalah sebagian dari iman. Mari kita buktikan hadis tersebut, dan mari saling mengingatkan teman kita, (macam manapula kita ingin jadi manusia individu). Saudrakau, tambahan pula sebagai renungan. Saya tahu saudaraku, surga itu sangat luas, tapi apakah hanya kita yang ingin mendiaminyna saja. Saya rasa tidak, mana pula di surga orang ingin sendirian tanpa teman. Nah, oleh karena itu mari kita saling mengingatkan agar bisa menjadi lebih baik.
Keempat, tentang pakaian atau jemuran, saya wajar sependapat denga  temen2 bahwa jemuran tersebut memang tak tahu siapa pula pemiliknya. Tapi yang lebih disoroti bagi saya yaitu, ayo kitatingkatkan kepedulian kita. Ketika adakalanya hujan dan ada cucian, mari kita bangun bersama-sama rasa kepedulian, kita angkat jemuran. insyaALLAH itu akan memberikan manfaat dan rasa nikmatnya berkeluarga.
Kelimanya, terkait dengan iman atau adzan ataupun jadwal yang lain, begini saudaraku. Ketika kita mendapat amanah dan sudah diingatkan. Adakah rasa respon diantara kita semua. Saya pahami mungkin ada yang tak punya pulsa untuk membalas , tapi kan bisa pinjam teman sebentar. Bagaimana kalau lupa, saya rasa sudah diingatkan sebelumnya. Nah pada poin inti, saudaraku mungkin santai aja dengan meninggalkan amanah tersebut, tapi pernahkah engkau menunggu hal yang tiada pasti, engkau pasti rasakan rasa gundah, gelisah, bingung dan sebagainya. Seperti itulah yang dirasakan oleh penanggung jawab. Engkau sudah diberi kelonggaran waktu untuk membalas, tapi apakah engkau tega dengan beban lebih yang ditanggung oleh saudaramu! Silahkan saudaraku merenungi sendiri hal itu.
Mungkin itu dulu rangkuman dari saya berdasarkan perkataan mas johan, saya bertemu dengan mas johan selama kurang lebih 2 jam, jadi tak ada salah bila rangkuman ini memang sepanjang ini. Saya sadari pula mungkin akan bosan membaca ini, tapi bagaimanakah perasaan yang orang lain yang bisa jadi sakit hati atas sikap kita. Sebelumnya saya minta maaf belumbisa menampung semuanya, ada yang hadir selain saya – saya harap bisa mengoreksi dan menambahkan. Jika ada ingin berbagi, saya tidak segan untuk menerimanya, silahkan untuk mengirimkan komentarnya di email saya , hasan_hyt@yahoo.co.id untuk menjaga hal privasi. Saya kira cukup itu saja. Saya berharap asrama ini kedepannya bisa menjadi asrama yang lebih baik (ada beberapa hal penting yang belum saya sampaikan, tapi nanti dulu saja, saya menunggu komentar ini dulu)
sekian, wassalamu’alaikum wr. wb.
Yang lemah tiada daya
hasan

4 comments:

  1. selamat menjalankan amanah sebagai ketua asrama ya san.
    mudah mudahan berkah
    amin..
    ijin nge link blog ya

    ReplyDelete
  2. mangga teh
    silahkan dipergunakan dengan seperlunya

    ReplyDelete
  3. silahkan teh, tapi jangan dijadikan mata-mata organisasi ya!!!
    just kidding in the end

    ReplyDelete