Wednesday, January 23, 2013

Mulai Terlahir di Dunia yang Fana ini

Jumat kliwon merupakan hari yang unik.
Itulah hari kelahiran Sang Dayat.
Tepatnya 18 September 1992 atau dalam tahun hijriyah yaitu 20 Rabiul Awal 1413.
Hari itu, telah lahir bayi mungil dari seorang ibu bernama Warsiani. Ibu yang saat itu sedang menyusui kakak Sang Dayat.
Ada hal menarik yang dari bayi itu, konon kata ibunya, sang dayat terlahir dengan rupa yang aneh.
ia terlahir dengan bulu rambut yang banyak, sehingga banyak yang mengiranya mirip kera. cukup aneh sampai-sampai ketika sang dayat sudah dewasa, sang dayat keheranan sendiri, "saat ini saya manusia, kenapa dulu katanya banyak rambut sampai seperti kera".
begitulah keheranan sang dayat.
sang dayat terlahir dengan kondisi yang cukup lemah, sering sakit-sakitan dan sering menangis.
hal menarik lainnya dari sang dayat yaitu tempat kelahirannya.
di aktanya tertulis bahwa ia lahir di jakarta tetapi ia sebenarnya lahir di magetan.
maklum, saat itu petugas desa tidak banyak tahu tentang keluarga sang dayat sehingga tertukar dengan kakaknya. lumayan bagi sang dayat , keanehan ini bisa menjadi bahan cerita masa lalunya.
begitlah cerita kelahiran sang dayat.

Wednesday, January 2, 2013

Organic Rankine Cycle (ORC)


Negara Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia dengan jumlah pulau sekitar 13.667 pulau. Negara yang disebut pula sebagai negara nusantara memiliki populasi lebih dari 200 juta jiwa. Dari jumlah pulau yang ada, hanya sekitar 6000 pulau yang sudah dihuni. Dengan jumlah pulau yang relatif banyak, Indonesia merupakan negara yang mempunyai banyak sumber daya alam. Pulau-pulau besar seperti jawa, sumatera, kalimantan dan lain-lain sudah mempunyai teknologi yang cukup memadai untuk mengolah sumber daya alam tersebut. Oleh karena itu, banyak sumber daya alam yang diolah di kota-kota besar.
Saat ini, pulau-pulau kecil yang berada di Indonesia mengalami kesulitan pengolahan sumber daya alam dikarenakan sedikitnya pasokan energi listrik yang masuk ke pulau-pulau tersebut. Energi listrik lebih banyak didapatkan dari kota-kota besar sehingga pulau-pulau kecil ini bisa dikatakan belum mandiri. Banyaknya pulau-pulau kecil di Indonesia menyebabkan disentralisasi teknologi sangat diperlukan. Disentralisai teknologi ini merupakan penerapan teknologi yang meliputi daerah masing-masing tanpa ketergantungan pusat kota.
Alternatif disentralisasi teknologi yang dapat dipakai yaitu sistem pembangkit  Organic Rankine Cycle (ORC). Sistem ini membangkitkan listrik dari sumber energi terbaharukan dengan memanfaatkan sumber panas bertemperatur dan bertekanan rendah. Siklus Rankine Konvensional dengan refrigeran digunakan sebagai fluida kerja untuk menghasilkan listrik dimodifikasi menjadi Organic Rankine Cycle (ORC)  dengan fluida organik sebagai fluida kerja yang memiliki titik didih yang rendah.
Sistem pembangkit ORC mempunyai 4 komponen utama yaitu evaporator, turbin, kondensor dan pompa. Evaporator digunakan untuk menguapkan fluida organik dari fasa cair menjadi uap panas sebelum dimasukan kedalam turbin. Turbin digunakan untuk mengekspansi dan menurunkan tekanan fluida organik. Turbin ini disambungkan dengan generator yang akan menghasilkan listrik. Setelah melewati turbin, fluida kerja akan dicairkan dalam kondensor yang selanjutnya akan dipompa menuju evaporator. proses ini tidak jauh berbeda dengan siklus Rankine Konvensional.
Perbedaan siklus Rankine Konvensional dengan ORC ditampilkan dalam tabel.1
Tabel.1 perbedaan Siklus Rankine Konvensional dengan ORC
Kriteria
Siklus Rankine Konvensional
ORC
Fluida kerja penghasil uap
Air
Organik
Tempat pemanasan
Boiler sebagai penambahan panas
Evaporator sebagai penyerapan panas
Instalasi sistem pembangkit ORC dapat diamati pada gambar.1
Gambar.1 Contoh instalasi sistem Organic Rankine Cycle

Keuntungan penggunaan sistem pembangkit ORC yaitu lebih sederhana dibanding via gasifikasi biomassa + motor bakar gas/diesel ketika berbahan bakar biomassa. Biaya yang dibutuhkan sekitar 5 kali lipat lebih kecil dari pemanfaatan energi terbarukan lainnya. Selain itu, efisiensi naik sekitar 3 kali lipat lebih besar dikarenakan penangkapan panas berlebih yang terbuang.
Saat ini Amerika Serikat, Australia dan beberapa negara di Eropa sudah memanfatakan sistem pembangkit ORC. Sedangkan di Indonesia belum ada penerapannya. Oleh karena itu diperlukan pembuatan proyek demonstrasi pembangkitan listrik skala kecil sistem ORC.

Sumber Referensi :


Sunday, May 20, 2012

Perpisahan Mang Tarwud

     Jum'at pagi, tepat di pagi hari, aku bersama anak asrama lain berkumpul di ruang serba guna (GSG) Salman. kami berkumpuul bersama seorang yang sangat berjasa di salman. beliau adalah mang tarwud.
pagi itu begitu menyejukkan, seorang mamang yang sudah berpuluh-puluh tahun mengabdi di salman, lalu kini beliau hendak pergi untuk menempuh hidup baru di daerahnya. sungguh sedih jika mengenang beliau, beliau ikhlas bekerja keras, ikhlas untuk jarang pulang agar ketakmiran masjid terjaga, ikhlas melakukan apapun demi kebaikan salman.
           Teringat pula setiap pagi sebelum subuh, beliau yang selalu stand by di mihrab untuk sholat tahajud dan menunggu waktu adzan subuh. Beliau yang selalu menyapu halaman salman, pagi sekali menyapunya. Di saat kami sedang masih beraktifitas di salma masjid, beliau lebih dulu bersiap-siap untuk menyapu, iri rasanya dengan amalan beliau.
           Ya Allah, berilah kemudahan mang tarwud untuk senantiasa beramal sehingga hati beliau senang
amiin.
("_")

Jibril and The Worm


(translate this article for my training in english. This article is puted by siti nuryati creation.i hope this work can help me to understand the english more  fast.)
One day, ALLAH command jibril to meet his creature. The first choice is cow. Inthe hot afternoon, the cow is submerging in the river. Then the jibril came near to the cow and say “hay cow, do you like that ALLAH SWT create you as cow?”. The cow answer, “wow, alhamdulilllah, i’m very grateful to ALLAH that make me a cow, i like it better than bat that take a bath by spend their urine in its self”.

Then jibril go to meet the bat in that hot afternoon that sleeping in the goa and ask to the bat, “hay bat, are you like that ALLAH create you as the bat?”. And the bat is answer, “oh, i’m very happy,i’m grateful to ALLAH that make me as the bat. It beteer than worm. It has small body,live in the ground dan walk by its stomatch”. Hear that answer, the jibril soon go to meet the worm.
Jibril meet worm in the ground and ask it, “kay worm, are you like that ALLAH create you as the worm?”. The worm is answer , “oh, i’m very happy. It’s the greatful from ALLAH and i should to always say thanks to ALLAH. I prefer to be worm than the human. If the human haven’t perffect faith and good work, the will tortured forever.”
What the small worm say is make us, human awared.we should to conceivingthe ALLAH said in holy qur’an , al araf 179 “they (human) have eyes but not to used to see the signs of ALLAH greatness. They have ears bt not to used to hear the ALLAH words. They have heart but not to used to meaning the ALLAH words. They do like thanimals that more deviate.
It is look frigtened that we often look that human in this era more want to be corruptor, they want all of the rich and they buy the society by money. If they know that this group isn’t more noble than animals, they should shy with their act.

I know that this translate have much of mistakes, so i ask the correct of that mistakes.
i thank to all of person that help me.
(25 desember 2011, Pare kediri by  Hasan hidayattuloh)

GET IN HEAVEN OR HELL, JUST BECAUSE A FLY


(this article is made for my training ing english learning. I hope this article can be your reading and can add your knowlegde. This article is about islamic story that tell about ys the value of fly’s life.)
Rasulullah SAW ever said, “human can get into heaven because a fly and can get into hell because a fly too.” the friend ask to rasulullah SAW, “ya rasulullah, how it can be happened?” . he answered, “there are two human that through a community that have berhala. This commmunity make the rule that no body mayn’t to through this community before he give a thing to berhala as worshiped. Then the villager say to two that human, “give it a worshiped!!!” one villager answered, “i’m sorry, i don’t have anything for worshiped.” Then they say, “give it a worshiped although it is a fly.” And then, the human  give a fly for worshiped ang the villager permit him to through that community. This human get to hell.”
And the villager say to other one, “give it a worshiped”. The human answered, “i won’t give it a worshiped although just a fly” . the villager crowdedly kill that human. This human get inti heaven.
One sentences that said by created of ALLAH , “this is cause he get into hell that the deep is more far  than the distance the west and  the east.” (HR. Imam Ahmad)
This article is created by any ability of english. I know that this article have much of  mistakes so i hope the reader give a complain for better learning.
(25 Desember 2011 by  HASAN HIDAYATTULOH)

Going to Pare


Good heaven my friends,
i wanna write an article about my experince when i was in Pare. Because i guess that a lot of my  friends will ask to me about my experince. So it’s gift from Pare.

            Maybe it started when i going to Pare from Bandung. I went to Pare station from Bandung station by train. Ordinarily i should buy the train ticket one week before departure. So i had bought that ticket 1 week before my departure. I went by economic train, it was kahuripan train and the cost was about thirty eight thousands.
            Commonly, we use Riung Dago car with the cost about thirty thousands five hundreads. But because at that time was raining so we rent the caheum ledeng car from salman to kiara condong station. We leave salman at 6.45 pm. And we arrived in kiara condong station at 7.30 pm. After that we prayed isya and wait the train coming.
            About at 8.40 pm the train had come. In the train , the situation was not as crowded as one year before. We enjoyed in the train, and i met my old friend when i was in the train. And we arrived in kediri station on Friday at 12.30 pm. We carried on our trip to the nearest mosque. And 1 soon called my friend that was lived in kediri, and he was pointed us the way to pare. So from mosque , we walk to the road. It is about 500 m. If you want went to road by pedicab, it is about thirty thousands five hundreads.
            From the road we went to english village, we used car with the cost was seven thousands. Actually the cost was eight thousands but we bargained the driver.but if you go to by puspa indah bus, you’ll just pay four thousands.the time of trip was about fourtyfive minutes. We said to the car driver that we could stoped in the elfast (we had heard that the one of the courses that good is elfast). So we went down in old elfast building at 2.30 pm. But after we asked the house owner, the registration is held in new elfast building. So we decided to rent the bike. But because the renting was needed my occupation card, so i wasn’t rent bike yet. We carrid on to new elfast building and i asked more information about english courses and i got the brochure.we went back to new elfast building. We prayed ashar in al muhsin mosque.
            After that, we found the boarding house. The house owner of the old elfast building pointed us the johan house (one oh the boarding house). We soon went to it because we were afraid if we haven’t got the boarding house and the day was going to night.before that, my friend have found the information about the marveous courses. But the cost of the camp and the progam was totallity 650.000. we took a rest in boarding house that we had paid 250.000 a room (3 person a room).

The Values of Life in Salman Dormitory


            Salman Dormitory is established because any purpose. First, when in day, the Salman staf can work well but in the night, they are taking a rest and the mosque controlling is handled by Salman Dormitory. Because that, the ability of the mosque controlling is needed for Salman Dormitory people.
            Second, Salman organizer trust that this generation  will carry on this country. So they want born the better generation. Because that, the Salman Dormitory people are given the knowledge about morals. So the Salman Dormitory people should understand the values in the society. And the values can be gotten from history or experience of the older people.
            Third, Salman want Salman Dormitory people be associate people, not just in ITB campus but with people around ITB campus. Because that, Salman Dormitory people is trained to be friendly people that always serve the other people. So Salman Dormitory people should have a eventthat interact with the other people aroung ITB campus. But not just have, they should be active in that event.
            This 3 purpose may be just bacic and the addition is depended on the Salman Dormitory people creativity.
““good luck the excellent Salman Dormitory”

Assalamu’alaikum wr. wb.
Puji syukur ke hadirat ALLAH SWT yang telah melimpahkan banyak kenikmatan kepada hambanya. Nikmat sehat sehingga hambanya mampu beraktifitas, nikmat iman pula yang senantiasa menjadikan hambanya menjadi manusia yang bertaqwa.
Bangsa Indonesia kian lama seharusnya kian maju, maju dari segi teknologo, maju dari segi ekonomi. Akan tetapi, pada kenyataannya tidaklah seperti yang diharapkan. Bangsa ini kian lama terlihat kian terpuruk, korupsi semakin meningkat, teknologi tiada pula berkembang, demonstrasi semakin sering terjadi, kericuhan antar suku sering muncul dan banyak kasus lainnya. Seharusnya manusia berfikir mengapa mereka tidak berkembang, mengapa tidak menjadi bangsa yang maju. Oleh karena itu, ada niatan pula bagi saya untuk mengulas sedikit tentang hal tersebut.
Menurut pengamatan saya, sering kita lihat bahwa bangsa ini bergantung kepada bangsa lain. Produk china banyak yang masuk dan mendominasi perekonmian negara Indonesia. Tak kalah pula dengan produk jepang yang semakin melejit ataupun perusahan-perusahaan luar negeri seperti amerika yang sering mengambil sumber daya alam kita. Lalu dimanakah letak kesalahannya?
Penyebab pertama yaitu berkaitan dengan mental bangsa kita. Tidakkah kita perhatikan, sejak zaman dahulu sampai sekarang bangsa kita sangat bergantung kepada bangsa lain, rasa kepercayaan dirinya seperti tiada. Mereka pesimis terhadap kemampuan mereka sendiri. Contoh, sumber daya alam di negara kita bisa dikatakan melimpah tapi pada kenyataannya bukanlah kita yang mengolahnya. Kita seperti monyet yang hanya melihat orang2 asing mengambil harta kita. Emas kita diambil secara sembunyi-sembunyi bahkan saat ini bisa dikatakan diambil secara terang-terangan karena kita sudah tahu tapi tetap membiarkan. Mereka sebenarnya tahu bahwa orang luar itu mengambilnya tapi karena sikap pasrah, mental takut yang menyebabkan kata ikhlas dicuri terlewatkan dalam pikiran.
Saudaraku, apa yang bisa kita ambil dari hal ini. Jika kita terus menerus terkekang dalam udaya mental rendah ini, bagaimanakah kita bisa maju. Jika kita tak mau merubah menjadi yang lebih baik, manapula kebaikan datang kepada kita. Ingatkah bagaimana perjuangan rasululloh saw. Beliau yang berasal dari keluarga yang kaya, rela melepaskan semua itu, hanya untuk kepentingan umat ini. Beliau sadar, mental terleha-leha dalam kenikmatan tersebut tidak baik. Beliau lebih memilih bagaimanakah memupuk mental kuat untuk umat islam ini. Beliau rela mengalami penderitaan yang begitu mendalam.
Saudaraku, pilihan kita. Apakah kita tetap berada pada zona nyaman ini, ataukah kita mau berubah untuk mejadi yang lebih baik. Tapi ingatlah, hidup di dunia ini taklah lama. Seperti kisah yang rasululloh ceritakan seperti orang yang dalam perjalanan dan mampir untuk minum saja. Bagaimana kita mau membangun bangsa ini jika tidak kita mulai dari sejak dini, sejak kita sekarang ini. Apakah kita hanya kan saling menyalahkan orang lain. Tentu jika kita mengakui bahwa kita muslim, tiada pula yang mau untuk berada dalam mental enakut ini.
Saudaraku, ingatlah bahwa suatu saat kitalah yang akan menggantikan generasi lama. Masalahnya apakah kita seperti mereka, yang mempnyai akhlak buruk atau kita tetap dalam perilaku yang rasululloh contohkan. Pada perihal pertama ini, mari kita sama-sama membuang jauh mental penakut ini. Kita tinggalkan zona nyaman ini. Mari kita berjuang teguh untuk menjadi muslim yang sempurna. Kita tinggalkan kenikmatan duniawi yang semakin kita mencarinya maka semakin haus akan kenikmatan itu.
Saudaraku, terkait penyebab kedua. Teringat akan motto bangsa Indonesia, Bhineka Tunggal Eka. Suatu motto yang mantap mengingatkan kita pentingnya untuk bersatu. Prof. Dr. M. Amien Rais menceritkan bahwa ada beliau bernah bertemu dengan orang cina, lalu beliau bertanya, “sir, what is your secret of your country success?” lalu orang cina itu pun menjawab, “we don’t have secret”. Dengan heran pun bapak Amien Rais bertanya kembali, “no secret!!! So, how can it be?”. Pada intinya orang cina tersebut menjawab dengan tiga poin inti yaitu berhenti bertikai, bersatu padu dan bekerja keras. Lihatlah saudaraku, seperti jepang pula, sebuah negara islam (menerapkan konsep islam) tapi bukan negara islam (karena orangnya mayoritas bukanlah muslim). Mereka berkap teguh pada kesatuan dan kerja keras.
Coba kita bandingkan dengan indonesia, antara rakyat dan pemerintahpun tiada satu paham pula. Mereka lebih mementingkan kepentingan individualis. Antara suku satu dengan yang lainpun tak jarang pula bertikai. Bagaiamanakah bisa maju kalau masalah kecil selalu diungkit-ungkit. Keanekaragaman itu bagus, tapi kalau selalu diperdebatkan, manapula bisa bersatu.
Saudaraku, poin yang yang ketiga tersebut yaitu bekerja keras. Saya sedikit miris melihat bangsa ini yang bekerja asal-asalan atau yang penting beres. Mereka berfikir pendek sekali. Mereka menginginkan hasil yang lebih tapi usahanya tak sebanding dengan apa yang ingin didapatkan. Apakah sama dengan kita saudaraku?
Pada bagian ketiga ini, saya menyoroti. Bagaimanakah perilaku kita sekarang ini. Apakah kita masih mempunyai mental penakut, apakah kita sering bertikai untnuk masalah sepele, ataukah kita sering bermalas-malasan. Bagaimana pula jika kita sering prots kepada pemerintah, tapi kita tak pernah mengevaluasi diri kita sendiri. Janagn-jangan 20 tahunlagi dimana kita yang mengggantikan pejabat pemerintahan, samapula ketidakbiadaban kita dengan mereka yang sekarang duduk-duduk nyaman menikmati penderitaa rakyatnya.
Pada kesimpulan artikel ini, marilah kita tinggalkan mental penakut ini. Kita wujudkan sikap berani untuk menyatakan yang benar walau itu pahit. Keduanya marilah kita bersatu padu untuk memajukan bangsa ini, janganlah kita megedepankan ego kita, mengedepankan kepentingan individualis kita. Terakhir pula, jika kita ingin hasil yang mksimal, kita harus bekerja keras yang maksimal pula, jangan kita terlau membayangkan angan-angan kosong.
Sekian dari saya, saya sadari bahwa ini banyak kesalahan, saran dan kritik selalu saya nantikan.
Wassalamu’alaikum wr. wb.

Hasan Hidayattuloh
(rangkuman dari pidato Prof, dr. M. Amien Rais
dengan pengungkapan kembali dengan bahasa saya)

KORUPSI


            Negara Indonesia dikenal sebagai negara yang sering terlibat dalam perkara korupsi. Seperti yang tertera dalam harian kompas bahwa negara Indonesia berada di peringkat ke-100 (1). Berdasarkan peringkat tersebut maka  perlu adanya upaya untuk memberantas korupsi sehingga negara Indonesia ini menjadi negara yang lebih makmur.
Ulasan ini bertujuan untuk menemukan solusi dalam menyikapi korupsi yang semakin lama semakin  menjadi-jadi. Ulasan ini terbagi menjadi 3 bagian yaitu pengertian korupsi, penyebab korupsi serta solusi untuk mengurangi tingkat korupsi.
Korupsi mempunyai beberapa pengertian. Pengertian ini berbeda untuk setiap sudut pandang yang berbeda. Akan tetapi secara umum, korupsi didefinisikan sebagai tindakan penyalahgunaan baik dalam bentuk jabatan, uang, waktu, pikiran, tenaga, dan lain-lain. Penyalahgunaan ini mempunyai arti bahwa apa yang seharusnya menjadi milik orang lain justru menjadi kepentingan diri sendiri.
            Kadangkalanya kita sering mendengar berita tentang korupsi yang sering terdengar di kalangan pemerintah ataupun perusahaan sehingga ada makna bahwa korupsi adalah penyelewengan atau oenggelapan uang negara atau perusahaan sebagai tempat seseorang bekerja untuk kepentingan pribadi atau orang lain. Pengertian ini menyibukkan kita untuk fokus dalam mengamati kejelekkan pemerintah. Saya sependapat bahwa memang oemerintah harus kita tegaskan sehingga kebijakan yang dikeluarkan pemerintah tidak seenaknya sendiri tanpa memikirkan kepentingan umat.
            Tidak terlepas dari hal itu, kita juga harus mengkoreksi masyarakat kita bahwa suatu pemimpin itu dipilih berdasarkan kondisi dari kaum tersebut. Oleh karena itu, korupsi juga bisa didefinisikan dalam berbagai masalah di masyarakat itu, entah pendidikan, kebudayaan, religi ataupun yang lain.
            Berdasarkan uraian sebelumnya maka  korupsi ini sebenarnya bermula dari hal yang dasar terlebih dahulu yaitu suatu masyarakat. Masyarakat yang berakhlak buruk maka akan memilih pemerintah yang bururk pula karena masyarakat itu sudah menganggap bahwa keburuka tersebut itu sudah wajar. Tetapi tidak jarang pula kita sering mendengar berita bahwa pelaku korupsi berasal dari kaum muslimin sendiri. Kita sadari bahwa kaum muslimin di Indonesia sangat beragam sehingga parameter keimanan sangat tipis terlihatnya. Tetapi dengan sulitnya mengidentifikasi hal tersebut, tidak membuat kita mudah putus asa untuk mencari kebenaran.
            Berdasarkan QS: At Taubah ayat 12 yang  artinya : 
        “Jika mereka merusak sumpah (janji)nya sesudah mereka berjanji, dan mereka mencerca agamamu, maka perangilah pemimpin-pemimpin orang-orang kafir itu, karena sesungguhnya mereka itu adalah orang-orang (yang tidak dapat dipegang) janjinya, agar supaya mereka berhenti.”.
            Kita dituntut untuk berani tegas kepada pemimpin kita yang menyalahi janji-janji mereka. Pemimpin ini bukan hanya yang berada di kursi DPR melainkan yang berada di daerah-daerah sekitar kita.
            Contohnya seperti ini: adakalanya kita merasa enggan bila pak RT/RW kita berbuat kecurangan dalam mengurus administrasi desa, tetapi kita sebagai warga sering tak acuh sehingga hal ini menyebabkan tindakan pak RT/RW terus menjadi-jadi. Oleh karena itu, ayat ini menganjurkan kepada kita agar tegas dalam meluruskan pemimpin-pemimpin kita tanpa kita tergiur dengan iming-iming yang ditawari pemimpin-pemimpin tersebut.
            Berdasarkan uraian sebelumnya ini maka ada penyebab mendasar kenapa seseorang melakukan korupsi yaitu seperti yang tertera dalam QS. A At Taubah ayat 85 yang artinya : 
             “Dan janganlah harta benda dan anak-anak mereka menarik hatimu. Sesungguhnya Allah menghendaki akan mengazab mereka di dunia dengan harta dan anak-anak itu dan agar melayang nyawa mereka, dalam keadaan kafir.”
            Berdasarkan ayat ini, seseorang sering terkelabuhi dengan kenikmatan dunia, baik harta-harta yang melimpah bahkan keturunan. Dengan harta, seseorang sering lupa siapa penciptanya, darimana ia mendapat harta tersebut, untuk apa seharusnya harta itu dimanfaatkan dan lain-lain.
            Sehingga untuk mendapatkan harta yang banyak, cara apapun akan dilaksanakan sehingga ia bisa mendapatkan harta yang lebih banyak lagi. Inilah yang menyebabkan korupsi sering terjadi. Tidak hanya korupsi yang di pemerintah seperti wisma atlet, bank centuri, atau yang lainnya. Melainkan korupsi jenis kecil pula seperti memanfaatkan dakwah untuk mecari uang, datang terlambat sehingga mengganggu orang lain, menyembunyikan ilmu yang telah didapatkan dan bentuk kecil-keccil lainnya.
            Ada hadits yang mengabarkan tentang korupsi yaitu (artinya) : 
       Barangsiapa di antaramu kami minta mengerjakan sesuatu untuk kami, kemudian ia menyembunyikan satu alat jahit (jarum) atau lebih dari itu, maka perbuatan itu ghulul (korupsi) harus dipertanggung jawabkan nanti pada Hari Kiamat. (HR. Muslim)
Hadis ini memberitahukan bahwa ketika kita mengerjakan kebaikan, tetapi kita melakukan perbuatan yang salah untuk kepentingan diri  kita sendiri maka perbuatan itu akan dipertanggungjawabkan di akhirat nanti.
Sebenarnya jika kita sering mempelajari ilmu islam (Al Qur’an dan Al Hadits) maka banyak sekali perintah dan larangan yang menuntun kita untuk jauh dari korupsi,. Tetapi itu tergantung dari hati pribadi. Ketika imamnya buruk maka yang harampun tidak menjadi masalah jika menjadi halal.
Oleh karena itu, pelru adanya upaya bagaimana mengurangi kebiasaan korupsi ini. Upaya itu diantaranya memperbaharui iman, senantiasa segera mengevaluasi diri jika melakukan kesalahan. Dengan iman yang selalu diperbaharui ini maka akan mengingatkan kita bahwa hidup didunia ini hany sementara dan kita harus memberikan manfaat kepada orang lain.
Selain itu, ketika kita mendapat rizki dari ALLAH maka harus segera kita sisihkan untuk orang lain yang mempunyai hak atas harta tersebut. Serta kita juga harus menghindari sifat iri hati atas harta , jabatan atau yang lainnya sehingga kita tidak berbuat semena-mena untuk mengejar harta, jabatan atau yang lainnya tersebut.
Akhir kata, mari kita meningkatkan iman kita sehingga kita bisa menjadi orang yang bisa bermanfaat untuk orang lain buka menjadi orang yang selalu menyusahkan orang lain.
Referensi :
Al Qur’an dan Al Haditss
http://nasional.kompas.com/read/2011/12/01/17515759, diakses hari senin, 30 April 2012


Wednesday, April 18, 2012

Pelajaran dari Kisah Lalat

Telah tsabit (tetap) dalam shahih Bukhari hadits dari Abu Hurairah Radhiallahu 'Anhu bahwasannya Nabi Shallallahu ‘alaihi  wa Sallam bersabda:
إذا ولغ الذباب في شراب أحدكم فليغمسه ثم ليطرحه فإن في أحد جناحيه داء
وفي الآخر الدواء
”Jika seekor lalat jatuh ke dalam minuman salah seorang dari kalian, maka hendaklah ia mencelupkannya (ke dalam air minumannya) kemudian mengangkatnya, karena pada salah satu sayapnya terdapat racun dan pada yang lainnya terdapat  penawarnya”.
Dikeluarkan oleh Bukhari, No (5782) di Kitaabut Thib, dan Abu Daud seperti itu juga, No
(3844) di Kitaabul Ath'imah. Dan juga dikeluarkan oleh Ibnu Majah, No (3505) di Kitaabuth
Thib, dan oleh Imam Ahmad di kitabnya Al-Musnad (2 / 246, 263, 340, 355).

         saat pelajaran kimia organik saya pernah mendengar
pada suatu campuran rasemat, maka pasangan itu sering mempunyai sifat yang berbeda. yang satu menimbulkan efek buruk berupa penyakit, yang satunya lagi sebagai penawarnya atau sebaliknya
contoh, pada suplemen ibu hamil, memang mampu menenangkan ibu hamil itu ketika stress , tapi dampak buruknya yaitu rawan bahwa anaknya cacat, hal ini karena campuran rasemat itu mempunyai sifat yang bertolakbelakang

subhanallah, ternyata rasulullah sudah memberitahukan pengetahuan ini sebelum adanya penelitian
("_")

Saturday, April 7, 2012

Sebab Do'a Tidak Dikabulkan Menurut Hikam Ibnu Athaillah


Pernahkah anda berpikir mengapa Allah tidak mengabulkan do`a kita, padahal Allah sendiri yang menjanjikan “berdoalah kepada-Ku, niscaya aku kabulkan”. Ketahuilah bahwa Allah sudah mengabulkan do`a kita namun ada beberapa hal yang perlu kita ketahui:
1. Allah mengabulkan doa anda tapi bukan pada sesuatu yang anda minta tapi pada sesuatu yang anda butuhkan, dan Allah maha mengetahui apa yang sebenarnya anda butuhkan.
2. Allah mengabulkan do`a, tetapi belum sampai kepada kita. karena kita belum pantas menerima do`a tersebut, maka berusahalah agar kita pantas menerima doa tersebut. Perlu kita ingat do`a Nabi Musa dan Nabi Harun:
رَبَّنَا اطْمِسْ عَلَى أَمْوَالِهِمْ وَاشْدُدْ عَلَى قُلُوبِهِمْ فَلا يُؤْمِنُوا حَتَّى يَرَوُا الْعَذَابَ الْأَلِيمَ
Doa ini dikabuilkan Allah setelah 40 tahun, yaitu dengan ditenggelamkannya firaun dan kaumnnya kelaut merah
3. Allah mengabulkan do`a anda, tapi ia lebih suka anda terus mengulang berdo`a karena do`a adalah ibadah, maka seringlah berdo`a dan berusahalah agar anda benar-benar pantas menerima dari do`a tersebut.

3 TINGKATAN IKHLAS MENURUT HIKAM IBNU ATHAILLAH3 Tingkatan Ikhlas Menurut Hikam Ibnu Athaillah


 Ibnu Athaillah dalam hikam-nya, membagi Ikhlas kepada tiga tingkatan, yiatu:
Ikhlash Abidin
Abidin artinya ahli ibadah, jadi yang dimaksud Ikhlas Abidin artinya Ikhlasnya Ahli Ibadah. Ikhlas Abidin yaitu beramal karena Allah dan mengharap fahala fahala yang dijanjikan dan menghindari siksaan Allah. Iklash Abidin ini menisbahkan amal perbuatan kepada dirinya dan meyakini bahwa ibadah itulah yang menghasilkan manfaat berupa fahala dan syurga. Ikhlas semacam ini terlepas dari riya baik yang nyata maupun tersembunyi.
Ikhlas Muhibbin
Muhibbin artinya pecinta, ikhlasnya orang cinta yaitu beramal murni karena Allah, semata-mata karena kecintaannya kepada Allah dank arena kebesan Allah bukan karena fahala atau menghindari dosa. Karena itulah rabiatul adawiyah berkata “Tidaklah akau menyembah engkau karena takut neraka dan tidak pula karena ingin syurga, maka akau nisbhakan ibadah itu kepadaku”
Ikhlas Arifin
Arifin artinya kenal atau akrab. Ikhlasnya orang yang akrab dengan Allah yaitu memandang hatinya kepada Allah yang menggerakkan dan yang mendiamkannya. Iikhlas semacam ini tidak lagi memandang bahwa amal, usaha, atau ibdahnya itu adalah perbuatannya tapi itu semua adalah kehendak dan daya upaya Allah semata, sesuai dengan maksud perkataan La haula wala quwata illa billah.

Saturday, March 31, 2012

Pola Hidup Sehat Rasulullah


Dalam berbagai aktifitas dan pola kehidupannya, Rasulullah memang sudah di rancang oleh Allah SWT sebagai contoh teladan yang baik (al uswah hasanah) bagi semua manusia.  Teladan ini mencakup berbagai aspek kehidupan termasuk dalam pola makan.
Sepintas maslaah makan ini tampak sederhana, tapi dengan pola makan yang dicontohkan Rasulullah, beliau terbukti memiliki tubuh yang sehat, kuat dan bugar.  Bahkan, berbagai riwayat shahih menjelaskan bahwa Rasulullah sanggup membanting Rukanah beberapa kali dalam sebuah pertarungan gulat, padahal Rukanah adalah juara gulat Mekkah yang saat itu tak terkalahkan.
Ketika Kaisar Romawi mengirimkan bantuan dokter ke Madinah ternyata selama setahun dokter tersebut kesulitan menemukan orang yang sakit.  Dokter tsb bertanya kepada Rasulullah tentang rahasia kaum muslimin yang sangat jarang mengalami sakit.  Rasulullah bersabda:  ‘Kami adalah kaum yang tidak makan kecuali sudah betul betul lapar dan apabila makan, kami berhenti sebelum kekenyangan’  (Al hadist*) 
Aktifitas Rasulullah yang padat dengan dakwah dan perjuanganmenegakkan agama yang masih muda ini, sehingga tiap menit dalam kehidupan Rasulullah selalu di isi dengan kegiatan yang produktif.  Rasulullah hampir tidak pernah bermalas malasan, berbicara tanpa tujuan ataupun tidur yang melebihi batas.  Siang dan malam waktu bleiau dipadati oleh urusan dakwah dan perjuangan.  Aktifitas yang sarat beban ini harus di dukung oleh kondisi fisik yang prima.  Dan Alhamdulillah, Rasulullah selalu dalam keadaan sehat dan hanya mengalami dua kali sakit selama hidupnya.  Pertama, ketika di racun oleh seorang wanita Yahudi yang menghidangkan makanan kepada Rasulullah di Madinah.  Kedua, menjelang wafatnya.
Para ahli kesehatan menilai gaya hidup Rasulullah dalam mengkonsumsi makanan, memberikan pengaruh besar terhadap kondisi kesehatan beliau.  Kecerdasan Rasulullah dalam memilih menu makanan dan mengatur pola konsumsi telah menentukan tingkat kesehatan beliau.
Akhir akhir ini dunia medis baru menyadari bahwa ternyata pola makan merupakan faktor penentu dari penyakit2 yang di derita manusia.  Kebanyakan penyakit disebabkan oleh kacaunya pola makan, dan begitu pula faktor penyembuhan penyakit seringkali  ditentukan dari pola makan seseorang.  Itulah sebabnya sekarang pola makan menjadi bagian dari obat dan penyembuhan.  Selama ini dikenal dua bentuk pengobatan, yaitu:
1.  Pengobatan sebelum terjangkit penyakit, yang sering di sebut pencegahan(preventif/ Ath thib Al wiqo’i)
2. Pengobatan setelah terjangkit penyakit (ath thib al ‘ilaji) 
Dengan mencontoh pola makan Rasulullah, kita sebenarnya sedang menjalani terapi pencegahan penyakit dengan makanan (attadawi bil ghidza).  Hal ini jauh lebih baik dan murah daripada kita harus berhubungan dengan obat obat kimia senyawa sintetik yang hakekatnya adalah racun.  Berbeda dengan pengobatan alamiah Rasulullah melalui makanan dengan senyawa kimia organik.
Kita mengenal ungkapan, “mencegah lebih baik dari mengobati”.  Mengenal serta meneladani pola makan Rasulullah merupakan langkah aplikatif dan tindakan preventif dari penyakit yang bisa menyerang tubuh kita.
Jika kita cermat melihat pola hidup Rasulullah, maka akan kita dapati point penting sbb:
  1. Asupan awal ke dalam tubuh Rasulullah adalah udara segar di subuh hari.  Beliau bangun sebelum subuh dan melaksanakan (shalat) qiyamul lail. Para pakar kesehatan menyatakan bahwa udara sepertiga malam terakhir sangat kaya dengan oksigen dan belum terkotori oleh zat zat lain, sehingga sangat bermanfaat  untuk optimalisasi metabolisme tubuh.  Hal ini jelas sangat besar pengaruhnya terhadap vitalitas dalam aktifitasnya sehari penuh.   Orang yang memulai kehidupan di pagi hari dengan bangun subuh, biasanya menjalani hari dengna penuh semangat dan optimisme.  Berbeda dengan orang yang tidak bangun di subuh hari, biasanya lebih mudah terserang rasa malas beraktifitas.
  2. Di pagi hari, Rasulullah menggunakan siwak untuk menjaga kesehatan mulut dan giginya.  Mulut dan gigi merupakan organ tubuh yang sangat berperan dalam konsumsi makanan.  Apabila mulut dan gigi sakit, maka biasanya proses konsumsi makanan menjadi terganggu.  Kita tahu siwak mengandung fluor yang sangat bermanfaat dalam menjaga kesehatan gigi dan gusi.  Fluor yang terkandung dalam siwak merupakan fluor alami yang berguna, berbeda dengan fluor sintetik yang dapat membahayakan kesehatan.  Saat ini, fluor alami yang terdapat dalam siwak sudah mampu di ekstraksi dalam bentuk pasta gigi agar mudah di gunakan.
  3. Di pagi hari pula Rasulullah membuka menu sarapannya dengan segelas air dingin yang di campur dengan sesendok madu asli.  Khasiatnya luarbiasa.  Dalam Al Quran, madu merupakan syifaa (obat) yang diungkapkan dengan isim nakiroh, menunjukkan arti umum dan menyeluruh.  Hal ini berarti pada dasarnya madu bisa  menjadi obat atas berbagai penyakit.  Di tinjau dari ilmu kesehatan, madu berfungsi untuk membersihkan lambung, mengaktifkan usus usus, dan menyembuhkan sembelit, wasir dan peradangan.  Madu juga mengandung mikronutrisi yang sangat dibutuhkan oleh tubuh.  dalam istilah masyarakat Arab, madu di kenal dengan al hafidz al amin karena bisa menyembuhkan luka bakar.
  4. Masuk waktu dhuha (pagi menjelang siang), Rasulullah senantiasa mengkonsumsi 7 butir kurma ajwa’ (matang).  Rasulullah pernah bersabda, “Barang siapa yang makan tujuh butir kurma, maka akan terlindungi dari racun”.  Hal ini terbukti ketika seorang wanita Yahudi menaruh racun dalam makanan Rasulullah pada sebuah percobaan pembunuhan di perang Khaibar, racun yang tertelan oleh beliau kemudian bisa di netralisir oleh zat zat yang terkandung dalam kurma.  Sementara itu Bisyir ibnu al barra, salah seorang sahabat yang ikut makan racun tsb, akhirnya meninggal.  Tetapi Rasulullah selamat dari racun tsb.  Rahasianya adalah 7 butir kurma yang biasa di konsumsi Rasulullah.
  5. Menjelang sore hari, menu Rasulullah biasanya adalah cuka dan minyak zaitun.  Tentu saja tidak hanya cuka dan minyak zaitun, tetapi dikonsumsi dengan makanan pokok seperti roti.  Manfaatnya banyak sekali, diantaranya mencegah lemah tulang, kepikunan di hari tua, melancarkan sembelit, menghancurkan kolesterol dan melancarkan pencernaan.  Roti yang dicampur cuka dan minyak zaitun juga berfungsi untuk mencegah kanker dan menjaga suhu tubuh di musim dingin.  Ada cerita menarik terkait dengan buah Tin dan minyak Zaitun.  Allah bersumpah dalam surat At Tin.  Dalam Al Quran, kata at tin  hanya disebutkan sekali, sedangkan kata az zaytun diulang sampai 7X.  Seorang ahli melakukan penelitian terkait hal itu.  Kesimpulannya luar biasa: jika zat zat yang terkandung dalam at tin dan az zaytun berkumpul dalam tubuh manusia dengan perbandingan 1;7, maka akan menghasilkan ahsani taqwim (tubuh terbaik dan optimum kekuatannya) sebagaimana tercantum dalam surat At Tin
  6. Di malam hari, menu utama makan malam Rasulullah adalah sayur mayur.  Beberapa riwayat mengatakan, Rasulullah selalu mengkonsumsisana al makki dan sanut. (Dalam kamus Al Munjid Sana dan sanut berarti jenis tumbuh tumbuhan, bisa bermakna sayuran atau lalapan.  Tapisanut bisa juga berarti madu dan keju).  Menurut Prof. Dr Musthofa, di Mesir keduanya mirip dengan  sabbath dan ba’dunis.  Mungkin istilahnya cukup asing bagi orang luar Arab, tpai Prof. Musthofa menjelaskan, intinya adalah sayur sayuran.  Secara umum, sayuran memiliki kandungan zat dan fungsi yang sama, yaitu menguatkan daya tahan tubuh dan melindunginya dari serangan penyakit.  Rasulullah tidak langsung tidur setelah makan malam.  Beliau beraktifitas dulu supaya makanan yang di konsumsi masuk lambung dengan cepat dan baik sehingga mudah di cerna.  Caranya bisa juga dengan shalat.  Rasulullah bersabda: “Cairkan makanan kalian dengan zikir kepada Allah dan shalat dan janganlah kalian langsung tidur setelah makan, karena dapat membuat hati kalian menjadi keras” (HR Abu Nu’aim dari Aisyah r.a)
  7. Disamping menu wajib diatas, ada beberapa jenis makanan yang disukai Rasulullah tetapi beliau tidak rutin mengkonsumsinya.  Diantaranyatsarid, yaitu campuran antara roti dan daging dengan kuah air masak.  Beliau juga senang makan buah yaqthin atau labu air, yang terbukti bisa mencegah penyakit gula.  kemudian beliau juga senang  makan buah anggur dan hilbah (susu).
  8. Rasulullah sering menyempatkan untuk berolahraga.  Terkadang beliau berolahraga sambil bermain dengan anak anak dan cucu cucunya.  pernah pula beliau lomba lari dengan istri tercintanya, Aisyah ra.  Olah raga diakui oleh para ahli kesehatan sangat bermanfaat bagi tubuh.
  9. Rasulullah tidak menganjurkan umatnya untuk bergadang.  Karena itulah beliau tidak menyukai  berbincang bincang dan makan sesudah waktu isya.  Biasanya beliau tidur lebih awal supaya bisa bangun lebih pagi.  Istirahat yang cukup dibutuhkan oleh tubuh karena tidur termasuk hak tubuh.
Pola makan Rasulullah  ternyata sangat cocok dengan irama biologis berupa siklus pencernaan tubuh manusia yang oleh pakar kesehatan disebut circadian rhytme (irama biologis).
Prof. Dr Musthofa Romadhon juga menjelaskan tentang tata cara Rasulullah mengkonsumsi makanan.  Hal ini tidak kalah pentingnya dengan pemilihan menu. Setinggi apapun gizinya, jika pola konsumsinya tidak teratur, tetap akan berdampak buruk terhadap kesehatan.
Inti pola konsumsi Rasulullah adalah menghindari isrof (berlebihan) dalam makan dan minum.  Rasulullah bersabda: “Tidaklah anak Adam memenuhi sesuatu yagn lebih buruk dari perutnya.  Cukuplah baig anak Adam beberapa suap yang dapat  menegakkan tulang punggungnya.  Jika tidak ada cara lain maka sepertiga (dari perutnya) untuk makanannya, sepertiga untuk air minumnya dan sepertiga lagi untuk nafasnya (udara)” (HR Tirmidzi dan Al Hakim.  Imam Arna’uth dan Imam Adz Dzhahabi mensahihkan hadist ini)
Ketika seseorang terlalu kenyang dan terlalu banyak makan, maka lambung akan penuh dan pernafasannya akan terganggu.  Proses pencernaan menjadi lama dna zat zat yang terkandung dalam maknanan tsb. menjadi tidka berfungsi dengan baik.  Kondisi fisik menjadi tidak prima dan aktifitas pun tidak maksimal.  Prof. Dr Musthofa menekankan bahwa assyab’u (kenyang) itu bukanal imtila (memenuhi perut dengan makanan).  Kenyang yang sebenarnya adalah tercukupinya tubuh  oleh zat zat yang dibuthkannya sesuai dengan proporsi dan ukurannya.
Rasulullah tidak pernah melakukan idkhol at thoam ‘ala thoam (makan lagi sesudah kenyang).  Suatu hari, dimasa setelah Rasulullah wafat, para sahabat mengunjungi Aisyah.  Saat itu Khilafah Islamiyah sangat luas dan makmur.  Sambil menunggu Aisyah, para sahabat yang saat itu sudah menjadi kaya raya, saling bercerita tentang menu makanan mereka yang meningkat dan bermacam macam.
Aisyah yang mendengar hal itu tiba tiba  menangis.  Tentu saja para sahabat terheran heran, “Apa yang membuatmu menangis wahai bunda Aisyah?” tanya para sahabat.
Aisyah menjawab, “Dahulu Rasulullah tidak pernah mengenyangkan perutnya dengan (mencapai) dua jenis makanan.  Ketika sudah kenyang dengan roti, beliau tidak akan makan kurma, dan ketika sudah kenyang dengan kurma, beliau tidak akan makan roti”
Penelitian membuktikan bahwa berkumpulnya macam macam makanan dalam perut telah melahirkan bermacam macam penyakit.  Maka sebaiknya tidak mudah tergoda untuk makan lagi jika sudah kenyang.
Sumber http://www.nabimuhammad.info/2009/01/21/pola-hidup-sehat-rasulullah/

Wednesday, March 14, 2012

Memiliki Dunia Seisinya

Assalamu’alaikum wr. wb.
Saudaraku sekalian, puji syukur senantiasa kita lantunkan untuk mengharapkan ridho ALLAH SWT yang selalu memberikan nikmat kesehatan. Kita patut mensyukuri kesehatan fisik kita ini,npagi hari kita masih diberi nafas yang melegakan, fisik kita masih dijaga dari marabahaya yang sewaktu-waktu bisa mengancam diri kita. Tiada lupa pula akan nikmat iman yang patut disyukuri karena tanpa iman manapula seseorang bisa mengenal keadilan, kearifan serta perilaku baik lainnya di dunia ini.
Sebelumnya saya berterima kasih kepada pembaca yang mau meluangkan waktunya untuk membaca artikel ini. Saya ingin menyampaikan makna suatu hadis yang telah disampaikan kepada saya tentang memilki dunia seisinya. Tiada jauh bunyinya seperti ini, ada 3 perkara yang bila manusia memilikinya di hari itu maka seperti memiliki dunia dan seisinya. Perkara tersebut yaitu aman di dunia, sehat jasadnya dan mempunyai makanan untuk hari itu.
Saudaraku, 3 kebutuhan tersebut merupakan kebutuhan dasar yang menjadi incaran setiap manusia. Adapaun kebutuhan lainnya setiap orang akan menganggapnya sebagai kebutuhan sekunder atau tersier.
Pada perihal pertama tentang aman di dunia, patut kita syukuri jika suatu hari kita bangun dan merasakan suatu kesenangan dalam hati, kesejukan dalam hati dan tiada masalah yang menghantui kita. Bandingkan dengan orang yang ketika bangun langsung merasa gundah dihatinya, perbuatan yang ia lakukan semalam membuatnya tiada tenang pula. Ia risau, gundah, bingung apa yanng harus dilakukan. Masalah demi masalah ia rasakan bertubi-tubi menimpa dirinya. Di sisi lain, coba kita renungkan bagaimanakah kalau tadi mala itu ada bencana dan tiada keselamatan bersama kita, sungguh apakah ajal sudah menunggu kita.
Perihal yang kedua mengenai sehat jasad, sungguh bersyukur orang yang pada hari itu memiliki kesehatan, ia bisa beraktifitas dengan maksimal. Bisa menebarkan senyum kepada yang lain, ataupun yang sangat dinantikan bisa memeberi manfaat untuk orang lain. Coba kita bandingkan dengan orang yang tak sehat, ia selalu diuji dengan kesakitannya itu. Ada yang bisa bersabar, adapula yang tidak. Sulit sekali untuk menampakkan senyum gembira kepada orang disekitarnya, atau bahkan orang disekitarnya risau dengan kondisinya yang sakit itu. Belum lagi jika ada tugas yang belum tersampaikan, akan selalu terpikirkan bagaimana pula ia bisa menyelesaikan tugas tersebut jika dalam kondisi sakit.
Perihal ketiga yaitu mempunyai makan di hari itu, seperti jawaban umar bin abdul aziz (semoga ALLAH SWT memberikan rahmat kepadanya) yang ditanya tentang penghasilannya. Beliaupun menjawab, “kebaikan diantara 2 keburukan”. Maksudnya tengah-tengah itu lebih baik. Termasuk dalam perihal makan ini,ada kalanya orang yang tidak mempunyai makanan, mereka selalu risau bagaimana aku bisa hidup hari ini. Atau bagaimanakah dengan orang kaya yang mempunyai banyak harta, tetapi selalu dipenuhi kebimbangan untuk apa hartanya dihabiskan yang pada ujungnya mereka gunakan untuk foya-foya. Sungguh ketika seseorang mempunyai makanan hari itu, sangatlah bersyukur. Coba kita renungkan, kalaupun orang tersebut punya banyak uang tetapi tak ada yang menjual makanan, manapula ia bisa merasakan kesenangan. Makan padda hari itu merupakan pengisian energi agara pada hari itu diberikan kekuatan untuk beribadah kepada ALLAH SWT.
Saudaraku, pada poin inti yang ingin saya sampaiakan yaitu tentang sifat qona’ah. Setiap orang akan bersusah payah unntuk mendapatkan 3 hal tersebut sebanyak-banyaknya. Tapi tak jarang pula banyak yang melupakan tuhannya, mereka melupakan rasa syukur, mereka lupa akan tuhannya sehingga mereka sesuka berbuat di dunia ini. Qona’ah merupakan rasa syukur yang seharusnya dimiliki orang setiap orang tapi tentunya bukan memiliki pengertian pasrah.
Coba renunngkan, bangsa ini merasa bahwa sangat tertinggal, mereka merasa sangat kekurangan. Tapai pada ujungnya kekurangan tersebut berujung pada kepentingan individu. Kalau seseorang bisa bekerja giat dan ia menerimanya secara logis tanpa melibatkan nafsu dan amarah maka bisa bersama-sama untuk memajukan bangsa ini.
Saudarakau, pesan yang ingin saya sampaikan yaitu kalaupun orang lain belum bisa berbuat qona’ah, mari kita memulai dari diri sendiri. Jnganlah terlalu banyak menuntut kepada orang lain. Tetapi tiada lupa pula kita untuk senantiasa mendoakan mereka agar diberi hidayah oleh ALLAH SWT. Senantiasa kita istiqomah dalam berbuat qona’ah ini maka insyaALLAH akan menjadi kenyataan apa yang kita harapkan, apa yang kita cita-citakan.
Itulah perihal yang saya sampaikan melalui artikel ini, saya sadari banyak kesalahan dalam penulisannya. Saya berharap ada kritik dan saran yang menanggapai artikel ini. Terima kasih atas kesediaannya untuk membaca artikel ini.
Wassalamu’alaikum wr. wb.